Implementasi Konsep Manajemen Mutu Pendidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Dan Daya Saing Sekolah Berkelanjutan
Kata Kunci:
Manajemen, mutu, pendidikan, penjaminan mutuAbstrak
Manajemen mutu pendidikan merupakan upaya strategis dalam menjamin terselenggaranya proses pendidikan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Mutu menjadi tolok ukur keberhasilan lembaga pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui penerapan manajemen mutu, lembaga pendidikan dapat mengintegrasikan seluruh sumber daya secara optimal guna memenuhi kebutuhan peserta didik, masyarakat, dan dunia kerja. Artikel ini membahas konsep dasar manajemen mutu pendidikan, prinsip-prinsip pelaksanaannya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya di lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen mutu pendidikan harus berlandaskan pada sistem penjaminan mutu internal dan eksternal, pengendalian mutu secara berkelanjutan, serta pelibatan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Referensi
Afif, S. (2010). Manajemen Pembelajaran Full Day School (Studi Kasus di TK Ashabul Kahfi Malang). FIP UNM Malang.
Bustami, Y., & Corebima, A. (2017). The Effect of JiRQA Learning Strategy on Critical Thinking Skills of Multiethnic Students in Higher Education, Indonesia. International Journal of Humanities Social Sciences and Education (IJHSSE), 4(3), 13–22.
Duran, M., & Dökme, İ. (2016). The effect of the inquiry-based learning approach on student’s critical-thinking skills. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 12(12), 2887–2908.
El Islami, R. A. Z., Nahadi, N., & Permanasari, A. (2015). Hubungan Literasi Sains dan Kepercayaan Diri Siswa pada Konsep Asam Basa. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 1(1), 16–25.
Fadhli, Muhammad. "Sistem Penjaminan Mutu Internal Dan Ekstenal Pada Lembaga Pendidikan Tinggi." Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 4, no. 2 (2020): 171-183.
Hartini, S., Firdausi, S., Misbah, M., & Sulaeman, N. F. (2018). The Development of Physics Teaching Materials Based on Local Wisdom to Train Saraba Kawa Character. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 7(2), 130–137.
Juhji, J. (2016). Peningkatan keterampilan proses sains siswa melalui pendekatan inkuiri terbimbing. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 2(1), 58–70.
Juhji, J., & Nuangchalerm, P. (2020). Interaction between scientific attitudes and of students towards technological pedagogical content knowledge. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 8(1), 1–16.
Koehler, M. J., Mishra, P., Kereluik, K., Shin, T. S., & Graham, C. R. (2014). The Technological Pedagogical Content Knowledge Framework. In J. M. Spector, M. D. Merrill, J. Elen, & M. J. Bishop (Eds.), Handbook of Research on Educational Communications and Technology (pp. 101–111). Springer New York. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-3185-5_9
Suban, Alwan. "Sistem Penjaminan Mutu Dan Pengawasan Pendidikan Tinggi." Jurnal Al-Fikrah 8, no. 2 (2020): 79-94.
Puspitasari, Heppy. "Standar proses pembelajaran sebagai sistem jaminan mutu internal di sekolah." Warisan Islam 2, no. 2 (2017): 339-368.
Yuan, H., Kunaviktikul, W., Klunklin, A., & Williams, B. A. (2008). Improvement of nursing students’ critical thinking skills through problem-based learning in the People’s Republic of China: A quasi-experimental study. Nursing & Health Sciences, 10(1), 70–76. https://doi.org/10.1111/j.1442-2018.2007.00373.x