PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR) DAN BUBUK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) TERHADAP KARAKTERISTIK COOKIES
DOI:
https://doi.org/10.32520/4zyakj14Keywords:
antioksidan, cookies, daun jambu biji, MOCAFAbstract
Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan tepung MOCAF dan bubuk daun jambu biji sebagai bahan alternatif dalam pembuatan cookies untuk menilai pengaruh perbandingan rasio bahan terhadap karakteristik cookies. Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan: A (100% tepung MOCAF, 0% bubuk daun jambu biji), B (98% tepung MOCAF, 2% bubuk daun jambu biji), C (96% tepung MOCAF, 4% bubuk daun jambu biji), D (94% tepung MOCAF, 6% bubuk daun jambu biji), dan E (92% tepung MOCAF, 8% bubuk daun jambu biji). Data dianalisis menggunakan ANOVA, dan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung MOCAF dan bubuk daun jambu biji berpengaruh signifikan terhadap kandungan air, kandungan abu, kandungan protein, aktivitas antioksidan, kandungan serat kasar, kekerasan, serta sifat organoleptik (warna, aroma, rasa, dan kerapuhan). Berdasarkan parameter kimia, fisik, mikrobiologi, dan organoleptik, perlakuan C (96% tepung MOCAF, 4% bubuk daun jambu biji) dipilih sebagai formulasi optimal, dengan rata-rata kandungan air 3,02%, kandungan abu 2,37%, kandungan protein 5,21%, kandungan lemak 26,73%, kandungan karbohidrat 62,67%, aktivitas antioksidan 31,54%, kandungan serat kasar 3,90%, kekerasan 86,02 N/cm², jumlah angka lempeng totak 7,0 × 10³ CFU/g, dan skor penerimaan organoleptik yang disukai.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.













