PENYUSUTAN BERAT, KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA BIJI KOPI RAKYAT DI LERENG PEGUNUNGAN ANJASMORO WILAYAH KABUPATEN MOJOKERTO JAWA TIMUR

  • Eko Sutrisno Universitas Islam Majapahit
  • Nur Habibatul Sholichah Universitas Islam Majapahit
Keywords: susut berat, mutu kopi, pascapanen

Abstract

Masyarakat yang tinggal di Lereng Pegunungan Anjasmoro wilayah Kabupaten Mojokerto mulai banyak yang menanam kopi. Belum ada data jenis kopi dan kualitas atau mutu kopi yang ditanam oleh masyarakat menarik untuk dilakukan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskripstif dengan survey sampling, meneliti karakteristik susut bobot, fisik dan kimiawi biji kopi (coffee bean) yang dihasilkan perkebunan kopi rakyat di lereng Pegunungan Anjasmoro wilayah Kabupaten Mojokerto. Karakter fisik meliputi diameter geometric, sphericity, luas permukaan dan volume. Karakter kimia meliputi pH, kadar air, dan total asam. Varietas kopi di lokasi penelitian ada tiga jenis, yaitu Robusta, Exelsa dan Robusta stek dengan exelsa. Susut Berat/bobot buah kopi selama penjemuran sebesar 42,16%, saat kulitnya dipecah susut sebesar 46,84% dan saat proses penyangraian susut sebesar 45,79%. Diameter geometric jenis Robusta 13,80 cm3 dan jenis exelsa 11,75 cm3. Sperisitas biji kopi jenis robusta rata-rata 218,94 sedangkan jenis Exelsa 192,48. Luas permukaan kopi jenis Robusta rata-rata 16,04 cm2 dan jenis Exelsa 12,85 cm2. Volume rata-rata kopi jenis Robusta 0,021 cm3 dan kopi jenis Exelsa 0,016 cm3. pH rata-rata kopi jenis Robusta sebesar 6,79 dan jenis Exelsa sebesar 6,57. Total Asam rata-rata total asam jenis Robusta sebesar 0,15 % sedangkan Exelsa 0,11%. Kadar air kopi jenis Robusta sebesar 10,63% dan Exelsa sebesar 11,56%.

Published
2020-11-03
Section
Articles