TANTANGAN PENDIDIKAN IPS DI ERA MASYARAKAT MADANI

  • Edi Susrianto Indra Putra Universitas Islam Indragiri
Keywords: Pendidikan IPS, Masyarakat Madani

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, teknologi memegang peran yang sangat penting. Arus globalisasi tentuk membawa dampak positif dan  negatif bagi masyarakat dunia. Untuk mengantisipasi dari dampak tersebut, dituntut peran Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), karena Pendidikan IPS  sangat erat kaitannya dengan isu-isu sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Disamping itu, materi pembelajaran  Pendidikan IPS  sangat erat kaitannya  dengan nilai-nilai sosial dan nilai-nilai budaya bangsa. Dalam memecahkan masalah sosial, Pendidikan IPS harus ikut berperan aktif. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah sosial ini melalui pendekatan reflective inquiry. Melalui  pendekatan  reflective inquiry, para siswa diajarkan bagaimana menggunakan keterampilan sosial untuk memecahkan masalah-masalah faktual yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Pendidikan IPS harus dapat membantu siswa mengontrol diri dalam kehidupan dan menerapkan tata nilai tersebut dalam berperilaku di tengah-tengah masyarakat. Pendidikan IPS harus mampu  mengembangkan masyarakat menjadi warga negara yang baik, akrab dengan semua unsur lingkungan, bersifat arif dan bijaksana  dalam membina hubungan, mengeksplorasi, dan mengembangkan berbagai bentuk unsur lingkungan budaya yang ada. Pendidikan IPS tidak hanya menekankan pada pengembangan aspek kognitif seperti kemampuan penguasaan konsep atau teori ilmu-ilmu sosial, kemampuan berfikir kritis dan analitis, atau menguasai keterampilan sosial saja, melainkan juga dapat mengembangkan aspek afektif siswa yang meliputi pengembangan sikap, nilai dan moral siswa.  Pendekatan reflective inquiry akan mendorong siswa menggunakan pemikiran yang lebih kritis dan kreatif untuk memecahkan masalah-masalah sosial dan berpartisipasi secara lebih aktif di tengah-tengah  masyarakat. Karena materi pembelajaran  dari Pendidikan IPS  sangat erat kaitannya  dengan nilai-nilai sosial dan budaya bangsa.

References

Banks, J. A. (1990). Teaching Strategis for the Social Studies,Inqury, Valuing, and Decion Making. New York & London: Longman.

Barr, R., Barth, J .L and Shermis, S. S. (1978). The Nature of the Social Studies. Palm Spring California: ETC Publication.

H.A.R. Tilaar (2002). Pendidikan, Kebudayaan dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Jarolimek, J. (1977). Social Studies in Elementary Education. New York: Macmillan Publishing Company.

Masykur Hakim dan Tanuwijaya. (2003). Model Masyarakat Madani. Jakarta : Intimedia Cipta Nusantra.

Muhammad Numan Somantri. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: PT Remaja Rosdakarya dan PPS UPI.

NCSS. (1994). Curriculum Standards for Social Studies. Washington DC.

Parker, W dan Jarolimek, J. (1984). Citizenship and the Critikal Role of Social Studies. Washington, D.C: National Council fot the Social Studies.

Rochiati Wiriaatmadja. (2002). Pendidikan Sejarah di Indonesia; Perspektif Lokal, Nasional, dan Global. Bandung: Historia Utama.

Suwarma Al Muchtar. (2001). Pendidikan dan Masalah Sosial Budaya. Bandung : Gelar Pustaka Mandiri.

Suwarma Al Muchtar. (2004). Epistimologi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Bandung : Gelar Pustaka Mandiri.

Suwarma Al Muchtar. (2004). Pengembangan Berfikir dan Nilai Dalam Pendidikan IPS . Bandung : Gelar Pustaka Mandiri.

Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nosional. Jogjakarta : Media Wacana Press.
Published
2022-04-30
How to Cite
Susrianto Indra PutraE. (2022). TANTANGAN PENDIDIKAN IPS DI ERA MASYARAKAT MADANI. EDUKASI, 10(1), 38-53. https://doi.org/10.32520/judek.v10i1.1971