MEMAKNAI BELAJAR DI SEKOLAH KEHIDUPAN AGAR LULUS MENGHADAPI MASALAH DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN

  • Dedi Saputra Mahasiswa Program S2 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Riau
Keywords: memaknai belajar, sekolah kehidupan, universitas kehidupan

Abstract

Belajar seringkali dikaitkan dengan proses memperoleh ilmu pengetahuan yang dilaksanakan memalui institusi formal seperti di sekolah dan universitas. Padahal secara luas belajar itu merupakan proses yang senantiasa dijalani oleh setiap individu salama hidupnya. Maka dapat diartikan bahawa belajar itu selalu mengikuti seseorang salama individu itu masih hidup. Sehingga sangat pantas jika ada istilah long live education itu sebagai suatu konsep hebat dalam menjalani kehidupan. Sejalan dengan konsep belajar tersebut tentu terkait pula dengan permasalahan dalam kehidupan yang senantiasa ada selama seseoarng tersebut masih hidup. Artinya tak seorangpun yang hidup lepas dari masalah, besar atau kecil tetap saja masalah yang harus diselesaikan. Kemudian dari permasalahan hidup tersebut seseorang belajar. Belajar dan masalah pada hakikatnya adalah hidup itu sendiri. Belajar dari masalah atau belajar memecahkan masalah senantiasa akan hadir dalam kehidupan (Universitas Kehidupan) manusia.

References

Basith, Abdul. 2006. Gradfif- Grafik Kehidupan. Bekasi. Britz Publisher.
Ihsan, A. Fuad, 2010. Filsafat Ilmu. Jakarta. Rineka Cipta.
Suharyono, Edi. 2020.Sekolah Kehidupan.Sukabumi. Farha Pustaka
Syam, Mohammad Noor. 1986. Filsafat Pendidikan dan Dasar Filsafat Kependidikan Pancasila. Surabaya. Usaha Nasional.
https://www.kompasiana.com/nadhratul.asri/universitas-kehidupan, retrieved 26 Juni 2015
https://glints.com retrieved April 30, 2021
Published
2022-05-12
How to Cite
SaputraD. (2022). MEMAKNAI BELAJAR DI SEKOLAH KEHIDUPAN AGAR LULUS MENGHADAPI MASALAH DI UNIVERSITAS KEHIDUPAN. EDUKASI, 10(1), 31-37. https://doi.org/10.32520/judek.v10i1.1740