WAWASAN AL-QUR’AN TENTANG EKOLOGI

Penulis

  • Amaruddin Universitas Islam Indragiri
  • Ridhoul Wahidi Universitas Islam Indragiri

DOI:

https://doi.org/10.32520/cwpwy034

Kata Kunci:

Al-Qur’an, Ekologi, Tafsir.

Abstrak

Allah menciptakan alam bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia di dunia yang bertugas sebagai khalifah di bumi. Namun dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia telah melampaui batas kewajaran dalam mengelola bumi, sehingga menimbulkan masalah lingkungan. Permasalahan lingkungan ini tentunya memerlukan usaha untuk mencegahnya agar tidak berkelanjutan dan semakin parah. Salah satu usaha yang dilakukan oleh cendikiawan muslim adalah dengan mencoba menafsirkan kembali ayat-ayat yang berkaitan dengan lingkungan.Tafsir ekologi adalah varian tafsir baru, kemunculan tafsir ini sangat diperlukan karena semakin banyaknya permasalahan yang harus dihadapi oleh manusia, khususnya berkaitan dengan masalah lingkungan hidup yang berdampak pada kehidupan manusia yang tidak harmonis dengan alam. Pembahasan tentang masalah ekologi memang tidak menjadi perhatian yang menarik bagi para mufassir klasik dan pertengahan. Sebab pada masa itu lingkungan belum menimbulkan masalah di masyarakat dan belum bermasalah. Lingkungan pada masa itu masih mendukung kehidupan manusia dan makhluk lainnya secara umum. Wacana yang berkembang pada masa itu adalah wacana tentang tata bahasa, teologi perbedaan mazhab
dan lain-lain. Sehingga pokok pembahasan para mufassir perputar
pada masalah tersebut.

Referensi

Mahfudz, sahal Nuansa Fiqih Sosial, Jakarta, LKIS, cet IV, 2004

Abdillah, Mujiyono, Agama Ramah Lingkungan perspektif al-Quran,

Jakarta, Paramadina 2001

Shihab, Quraish, Membumikan al-Qur’an, Bandung, Mizan, cet.

XXXI, 2007Ghafur, Waryono Abdul, Tafsir Sosial, Yogyakarta, eLSAQ, 2005

Emil Salim, Lingkungan hidup dan Pembangunan, Jakarta: Mutiara

Sumber Widya, 1991Muhammad Amin Suma, Studi Ilmu-Ilmu

al-Qur’an II, Jakarta: Pustaka Firdaus, 2001

‘Ali Hasan Al-‘Aridl, Sejarah dan Metodologi Tafsir, Jakarta: PT Raja

Grafindo Persada,1994

Nashruddin Baidan, Metodologi Penafsiran Al-Quran, Cet.I,

Yogyakarya : Pustaka Pelajar, 1998

Farmawi al, Abd al-Hayy, Al Bidayah fr al-Tafsir al Maudhu ‘i,

Matba’ah al-Hadarah al-

Arabiyah: Kairo, 1977

Abdul Djalal, Urgensi Tafsir Maudlin’i Pada Masa Kini, Kalam

Mulia, Jakarta, 1990

Diterbitkan

2022-05-17

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

WAWASAN AL-QUR’AN TENTANG EKOLOGI. (2022). Syahadah: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Keislaman, 10(1), 35-49. https://doi.org/10.32520/cwpwy034