Functional Reception of Qur’anic Verses in the Practice of Istighosah: A Living Qur’an Study at Daarul Rahman Islamic Boarding School, Tempuling
DOI:
https://doi.org/10.32520/bwvetn74Keywords:
istighosah; living qur’an; resepsi fungsional; Daarul Rahman TempulingAbstract
Istighosah merupakan praktik doa kolektif dalam tradisi Islam yang bertujuan memohon pertolongan Allah Swt. dalam situasi genting dan telah mengakar kuat dalam kehidupan keagamaan masyarakat pesantren. Artikel ini mengkaji praktik Istighosah di Pondok Pesantren Daarul Rahman Tempuling dengan fokus pada resepsi fungsional ayat-ayat Surah Al-Baqarah (ayat 1–5, 255, dan 284–286) yang dibaca dalam ritual tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka Living Qur’an bercorak etnografi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kiai, santri, dan jamaah, serta dokumentasi naskah wirid dan arsip pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa susunan ayat-ayat Surah Al-Baqarah membentuk struktur munajat yang holistik, dimulai dari peneguhan iman, penegasan kekuasaan dan perlindungan Allah, hingga permohonan ampunan dan keringanan beban hidup. Ayat-ayat tersebut diresepsi tidak hanya sebagai teks normatif, tetapi sebagai media ritual yang memiliki fungsi spiritual, psikologis, edukatif, dan sosial. Praktik Istighosah berperan penting dalam pembinaan ruhani santri, penguatan ketahanan spiritual kolektif, serta penguatan kohesi sosial antara pesantren dan masyarakat. Temuan ini menegaskan Istighosah sebagai manifestasi Living Qur’an yang kontekstual dalam tradisi pesantren.
References
Al-Mahalli, J., & As-Suyuthi, J. (2021). Tafsir Jalalain. Surabaya: Pustaka Progressif.
Ali, M. (2015). Kajian Naskah dan Living Qur’an. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 16(2), 205.
Amalia, R. (2023). Validitas Data Etnografi dalam Penelitian Keagamaan Kontemporer. Jurnal Penelitian Keislaman, 7(2), 140–155.
Amrullah, H. (2022). Ayat Kursi sebagai Terapi Spiritual. Jurnal Spiritualitas Islam, 5(1), 65–80.
Ash-Shiddieqy, H. (2022). Tafsir Al-Qur’anul Majid An-Nur (PRP (Ed.)). Semarang: Pustaka Rizki Putra.
Badriyah, L., Mukarromah, S., & Widiana, A. H. (2023). Strategi Guru PAI dalam Menguatkan Karakter Siswa Melalui Kegiaytan Istighosah Rutin di SDN Wonosari Gempol Pasuruan. Jurnal Keislaman, 6(2), 445–460.
Barokah, S. (2024). Arah Baru Penelitian Living Qur’an: Integrasi Etnografi dan Filologi. Jurnal Studi Islam Dan Budaya, 23(1), 100–115.
Bruinessen, M. van. (1995). Kitab Kuning, Pesantren, dan Tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Bandung: Mizan.
Faizin, M. (2022). Istighosah dan Kohesi Sosial: Studi Kasus di Komunitas NU. Jurnal Sosial Agama, 15(1), 45–60.
Hamka. (2013). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Gema Insani.
Hasil Wawancara Langsung Bersama Fauzan, Santri Pondok Pesantren Daarul Rahman Tempuling (2026).
Hasil Wawancara Langsung Bersama Kyai Fatkhurrozi, Penanggung Jawab Pembacaan Istighosah Di Pondok Pesantren Daarul Rahman Tempuling (2025).
Hasil Wawancara Langsung Bersama Nyai Hj. Mistiah Basir, S.Pd.I., Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Tempuling (2025).
Hasil Wawancara Langsung Bersama Ustadz Arifin, Guru Pondok Pesantren Daarul Rahman Tempuling (2026).
Hasil Wawancara Langsung Bersama Ustadz Tamrin, Guru Pondok Pesantren Daarul Rahman Tempuling (2026).
Hasim, F., & Falach, Y. N. (2020). Pendidikan Spiritual dalam Tradisi Istighosah Santri Pondok Pesantren Al Mahrusiyah III Ngampel Kota Kediri. El-Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 2(2), 89–100.
Hassan, A. (2020). Tafsir Al-Furqan. Bandung: Diponegoro.
Hasyim, S. (2021). Metodologi Penelitian Living Qur’an dan Implikasinya dalam Studi Islam. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 16(1), 11–25.
Hidayat, R. (2023). Resepsi Ayat Kursi dalam Amaliah Santri: Studi Living Qur’an. Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 5(1), 1–15.
Katsir, I. (2021). Tafsir Ibnu Katsir 30 Juz. Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i.
Kholis, N. (2022). Peran Istighosah dalam Pembinaan Spiritual Santri. Jurnal Pendidikan Pesantren, 5(1), 51–65.
Komara, E. (2020). Penerapan Model Miles dan Huberman dalam Analisis Data Kualitatif Studi Kasus. Jurnal Metode Penelitian, 12(1), 99–110.
Maulidah, L. (2023). Istighosah sebagai Terapi Psikologis. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 14(1), 85–98.
Munawwir, A. W. (1997). Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.
Murobbi, M. N., & Mardliyah, L. (2023). Pendidikan Nilai Spiritual Masyarakat Kota Tangerang Melalui Tradisi Kegiatan Istighosah (Studi Kasus Pondok Pesantren Uzlifatil Jannah Kota Tangerang, Banten). Jurnal Penelitian Agama, 24(1), 71–86.
Rohmah, S. (2023). Penguatan Mental Melalui Ayat Penutup Al-Baqarah. Jurnal Psikologi Islam, 6(4), 288–301.
Rubaidi. (2009). Desakralisasi Tradisi Keagamaan: Studi tentang Perubahan Makna Simbolik Istighosah di Jawa Timur. Millah, 8(2), 329–348.
Rubaidi. (2011). Sosiologi Agama: Pengantar Memahami Perkembangan Agama dalam Masyarakat. Yogyakarta: Suluh Media.
Shihab, M. Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, Jilid 1 (V). Jakarta: Lentera Hati.
Syakur, A. (2020). Budaya Ritual Pesantren dalam Pespektif Antropologi. Jurnal Islam Nusantara, 7(3), 208–225.
Syamsuddin, S. (Ed.). (2007). Metodologi Penelitian Living Al-Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: Teras.
Tim Bahtsul Masail PBNU. (2011). Ahkamul Fuqaha: Solusi Problematika Aktual Hukum Islam Keputusan Muktamar, Munas, dan Konbes Nahdlatul Ulama (1926-2010). Surabaya: Khalista.
Zaini, A. (2021). Tradisi Istighosah dalam Budaya Pesantren. Jurnal Living Islam, 12(2), 140–155.
Zamakhsyari, D. (2011). Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kyai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Jakarta: LP3S.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahadah: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Keislaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



