EFEKTIVITAS ASPEK LINGKUNGAN KERJA DENGAN PENDEKATAN STUDI ERGONOMI PADA AREA PROSES PRODUKSI

  • Emmy Nurhayati Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Keywords: Lingkungan Kerja, Ergonomi, Kebisingan, Leq Value of Noise Measurement, SNI 7231:2009.

Abstract

Lingkungan kerja yang nyaman sangat dibutuhkan oleh pekerja untuk dapat bekerja secara optimal dan produktif. Pengaruh terhadap lingkungan kerja yang tidak kondusi dapat menyebabkan berbagai gangguan diantaranya gangguan fisiologis berupa peningkatan tekanan darah yang dapat menyebabkan pucat dan gangguan sensoris, gangguan psikologis berupa rasa tidak nyaman yang berakibat kurang konsentrasi maupun emosi, gangguan komunikasi yang dapat menyebabkan terganggunya pekerjaan hingga berakibat pada kecelakaan kerja, kemudian gangguan pada pendengaran (ketulian) yang menyebabkan berkurangnya fungsi pendengaran bahkan dapat menyebabkan ketulian permanen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi lingkungan kerja di area proses produksi dengan pendekatan studi ergonomi untuk mengetahui respon pekerja terhadap paparan lingkungan kerja. Penelitian ini dilakukan dengan metode Leq Value of Noise Measurement sesuai dengan metode SNI 7231:2009 untuk mengetahui nilai intensitas kebisingan. Hasil dari efektivitas aspek lingkungan kerja ini akan menjadi acuan bagi perusahaan terhadap besaran nilai ambang batas berdasarkan Kepmenaker No. 51 tahun 1999 mengenai Nilai Ambang Batas (NAB) intensitas kebisingan di area proses produksi sebesar 85 dB. Dari hasil pengukuran intensitas kebisingan diperoleh nilai pada 6 titik pengukuran sebesar 93,75; 97,31; 88,51; 97,54; 95,99; 99,78 dBA, sehingga melebihi NAB.

Published
2022-06-09