ANALISIS KEWAJIBAN JANGKA PANJANG DAN STRUKTUR MODAL PADA PT AIRASIA INDONESIA TBK PERIODE TAHUN 2022-2024
Kata Kunci:
Kewajiban Jangka Panjang, Struktur Modal, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, Long Term Debt to Equity RatioAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kewajiban jangka panjang dan struktur modal PT AirAsia Indonesia Tbk selama periode 2022-2024 melalui pendekatan rasio solvabilitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan tiga rasio utama yaitu Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DAR mengalami peningkatan signifikan dari 227,21% (2022) menjadi 265,15% (2024), menandakan kondisi technical insolvency di mana total kewajiban melebihi lebih dari dua kali lipat total aset. Nilai DER berada dalam kondisi negatif secara konsisten yaitu -178,60% (2022), -177,41% (2023), dan -160,58% (2024) akibat defisit ekuitas yang terus memburuk dari Rp6,82 triliun menjadi Rp9,43 triliun. Nilai LTDER juga menunjukkan kondisi negatif yaitu -61,21% (2022), -68,85% (2023), dan -63,86% (2024) karena seluruh kewajiban jangka panjang tidak ditopang oleh ekuitas positif. Berdasarkan standar penilaian Kasmir (2019), seluruh rasio berada dalam kategori kritikal. Dapat disimpulkan bahwa kondisi solvabilitas PT AirAsia Indonesia selama periode 2022-2024 mencerminkan tekanan finansial yang sangat tinggi dengan tingkat leverage yang jauh melampaui ambang batas sehat, sehingga perusahaan memerlukan restrukturisasi fundamental yang mendesak.
Referensi
[1] H. Sarjono, C. Alvian, and K. Marcelino, “The Effects of COVID-19 on Garuda Indonesia Airlines,” Golden Ratio Data Summ., vol. 5, no. 3, pp. 425-432, May 2025, doi: 10.52970/grdis.v5i3.1164.
[2] Badan Pusat Statistik, “Indonesia EconomicGrowthQuarter I-2023,” 2023. Accessed: Oct. 14, 2025. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/en/pressrelease/2023/05/05/1998/ekonomi-indonesia-triwulan-i-2023-tumbuh-5-03-persen--y-on-y-.html
[3] Della Widyasari and Hwihanus, “Analisis Pengaruh Struktur Modal, Struktur Kepemilikan, dan Karakteristik Perusahaan berpengaruh pada Nilai Perusahaan dengan Kinerja Keuangan dan Manajemen Laba sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Semen Periode 2019-2023,” EKSAP, vol. 2, no. 1, pp. 128–148, 2025, doi: 10.61132/eksap.v2i1.770.
[4] International Air Transport Association, “Understanding the pandemic’s impact on the aviation value chain,” 2022. Accessed: Oct. 14, 2025. [Online]. Available: https://www.iata.org/en/iata-repository/publications/economic-reports/understanding-the-pandemics-impact-on-the-aviation-value-chain
[5] AirAsia, “anual report 2022-2023.pdf.”
[6] Frederick Rafael Tambunan, Tiya Nurfauziah, and R. Rusliyawati, “Analisis Tren Perubahan Struktur Modal PT Airasia Indonesia Pasca Pandemi COVID – 19 Periode 2019 - 2023,” AKUA J. Akunt. dan Keuang., vol. 4, no. 3, pp. 374–383, Jul. 2025, doi: 10.54259/akua.v4i3.4646.
[7] J. F. Brigham, E. F., & Houston, dasar-dasar manajemen keuangan, 14th ed. jakarta: Salemba Empat, 2019.
[8] Kasmir, manajemen keuangan, Edisi revi. jakarta: Rajawali Pers, 2019.
[9] D. D. Ganefi, H. S., Lesmana, A. S., & Muttaqien, “Manajemen Keuangan, Teori dan Aplikasi,” Insa. Cendekia Mandiri, vol. 127, no. 1, pp. 25–26, 2024.
[10] I. Fahmi, analisis kinerja keuangan, Revisisi. Bandung: Alfabeta, 2017.
[11] F. Hutabarat, Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan, Cetakan pe. Desanta Muliavisita, 2020.
[12] A. Maulana, R., & Ferwandes, “Pengaruh Risiko Bisnis, Profitabilitas, Dan Solvabilitas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batu Bara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2017-2019,” vol. 8, no. 5, p. 25, 2021.
[13] D. E. Kieso, J. J. Weygandt, and T. D. Warfield, Intermediate Accounting, 16tn ed. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons, 2018.
[14] Hery, Analisis laporan keuangan: pendekatan rasio keuangan, 2nd ed. Indonesia: CAPS (Center for Academic Publishing Service), 2018.
[15] A. Inrawan, Manajemen Keuangan, Pertama. Yogyakarta: zahir publishing, 2024.
[16] Sutrisno, Manajemen Keuangan. 2017.
[17] A. Damodaran, Applied Corporate Finance, 5th ed. Hoboken, NJ: John Wiley & Sons, 2020.
[18] A. Fitriana, Buku Ajar Analisis Laporan Keuangan, no. July. CV. Malik Rizki Amanah, 2024.
[19] M. L. Yulianti, buku ajar analisi laporan keuangan, vol. 1, no. 1. Bandung: Widina Media Utama, 2025.
[20] D. Q. Octavio and M. Miftahuddin, “Comprehensive Evidence of Capital Structure and Firm Performance in Indonesia,” Telaah Bisnis, vol. 26, no. 1, p. 77, Jul. 2025, doi: 10.35917/tb.v26i1.584.
[21] N. Wartiningsih and M. Candradewi, “pengaruh struktur modal, struktur aktiva dan manajemen modal kerja terhadap kinerja keuangan,” E-Jurnal Ekon. dan Bisnis Univ. Udayana, p. 1784, Sep. 2024, doi: 10.24843/EEB.2024.v13.i09.p02.
[22] Sugiyono, Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D, Reviasi. Bandung: Alfabeta, 2019.




