Analisis Financial Distress pada PT Air Asia Indonesia Tbk Menggunakan Altman Z Score Periode 2021-2024

Authors

  • Refki Indrafi Universitas Islam Indragiri
  • Raju Maulana Universitas Islam Indragiri
  • Muchlis Universitas Islam Indragiri

Keywords:

Financial Distress, Altman Z-Score, PT Air Asia Indonesia Tbk, Financial Statements

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi financial distress pada PT AirAsia Indonesia Tbk selama periode 2021-2024 dengan menggunakan model Altman Z-Score. Fenomena penelitian didasarkan pada kondisi keuangan industri penerbangan yang fluktuatif, di mana perusahaan mencatat kerugian bersih yang signifikan meski terjadi tren peningkatan pendapatan pasca-pandemi. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap kelangsungan usaha perusahaan di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan melalui perhitungan lima variabel utama dalam model Altman Z-Score, yaitu rasio modal kerja, laba ditahan, EBIT, nilai pasar ekuitas, dan efektivitas penjualan terhadap total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2021-2024, PT AirAsia Indonesia Tbk berada dalam kondisi keuangan yang tidak stabil dengan beban kewajiban yang besar. Meskipun pendapatan tumbuh hingga Rp7,94 triliun pada tahun 2024, akumulasi kerugian tetap menempatkan perusahaan pada risiko kebangkrutan. Kesimpulan penelitian ini memberikan klasifikasi kesehatan finansial perusahaan untuk membantu manajemen dalam merumuskan strategi perbaikan struktur modal serta memberikan informasi krusial bagi investor dalam pengambilan keputusan investasi.

References

[1] R. S. Idrawahyuni, Sri Rahayu, “Transformasional, Kepemimpinan Organisasi, Budaya Kompensasi, Dan Loyalitas, Terhadap Muliati, Pegawai Tri, Stie Nusantara, Dharma,” vol. 17, pp. 518–528, 2020, [Online]. Available: https://e-jurnal.stienobel-indonesia.ac.id/index.php/akmen

[2] H. Rasjid, I. M. Ishak, and T. M. Abdullah, “Analisis Altman Z-Score Untuk Memprediksi Keperluan Rumah Tangga Yang Tedaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2015-2017,” vol. 1, no. 3, pp. 355–365, 2019.

[3] A. Muhammad Fauzan, “Analisis Prediksi Kebangkrutan Dengan Menggunakan Metode Altman Z-Score Pada Perusahaan Batu Bara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia,” vol. 7, no. 2, pp. 244–262, 2022.

[4] B. F. S. Mardatang, Raju Maulana, “Studi Rasio Likuiditas, Solvabilitas Dan Profitabilitas Sebagai Alat Ukur Kinerja Keuangan Pada PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk,” pp. 120–130, 2022.

[5] R. Rajendra, “AirAsia Indonesia (CMPP) Bukukan Rugi Rp1,64 Triliun Sepanjang 2022,” Bisnis.com. Accessed: Dec. 01, 2025. [Online]. Available: https://market.bisnis.com/read/20230424/192/1649910/airasia-indonesia-cmpp-bukukan-rugi-rp164-triliun-sepanjang-2022?

[6] R. Rajendra, “AirAsia (CMPP) Rugi Rp1,08 Triliun 2023 meski Pendapatan Naik 75%,” Bisnis.com. Accessed: Dec. 01, 2025. [Online]. Available: https://market.bisnis.com/read/20240513/192/1764880/airasia-cmpp-rugi-rp108-triliun-2023-meski-pendapatan-naik-75?

[7] A. Melani, “AirAsia Cetak Pendapatan Rp 7,9 Triliun pada 2024, Rugi Bengkak Imbas Rupiah Lesu,” Liputan6.com. Accessed: Dec. 01, 2025. [Online]. Available: https://www.liputan6.com/saham/read/5979725/airasia-cetak-pendapatan-rp-79-triliun-pada-2024-rugi-bengkak-imbas-rupiah-lesu?

[8] M. R. Affandi and R. Meutia, “Analisis Potensi Financial Distress Dengan Menggunakan Altman Z Score Pada Perusahan Penerbangan (Dampak Pandemi Covid-19 Dengan Penutupan Objek Wisata Dan Psbb),” J-MIND (Jurnal Manaj. Indones., vol. 6, no. 1, pp. 52–63, 2021, doi: 10.29103/j-mind.v6i1.4875.

[9] R. F. M. Anjelika Sasi, Paulina Y. Amatiran, “Analisis Financial Distress Menggunakan Metode Altman Z-Score Dan Zmijewski Sub Sektor Transportasi,” J. Ekobis Ekon. Bisnis Manaj., vol. 13, no. 1, pp. 39–55, 2023, doi: 10.37932/j.e.v13i1.685.

[10] Nina Rismawati, Umi Nadhiroh, and Heru Sutapa, “Analisis Financial Distress Dengan Pendekatan Altman Z-Score Pada Perusahaan Sub Sektor Transportasi Di Masa Pandemic Covid-19,” J. Ekon. Bisnis dan Manaj., vol. 1, no. 3, pp. 103–118, 2022, doi: 10.58192/ebismen.v1i3.69.

[11] H. Hariyanto, “Analisis Altman Z-Score Modification dalam Memprediksi Financial Distress Perusahaan Publik Sub‑Sektor Transportasi yang Terdaftar di BEI. LAND Journal, 5(2), 215–222.,” vol. 5, no. 2, pp. 215–222, 2024.

[12] Salsabilla Salsabilla, Kurnia Hamidah, Zahra Putri Nabilla, and Rayhan Fadlan, “Analisis Financial Distress Perusahaan Transportasi Pada Masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Analisis Model Altman Z Score dan Zmijewski,” J. Ris. Akunt., vol. 1, no. 2, pp. 188–198, 2023, doi: 10.54066/jura-itb.v1i3.466.

[13] Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. 2020.

[14] P. G. Subhaktiyasa, “Menentukan Populasi dan Sampel : Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif,” vol. 9, pp. 2721–2731, 2024.

[15] R. C. K. Muchlis, “Kualitas Layanan dan Digital Marketing : Kunci Kepuasan Konsumen,” vol. 5, no. 3, pp. 23–32, 2025.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Analisis Financial Distress pada PT Air Asia Indonesia Tbk Menggunakan Altman Z Score Periode 2021-2024. (2026). Accounting, Management, and Business Economic Review (AMBER), 1(1), 149-156. https://ejournal.unisi.ac.id/index.php/amber/article/view/5309