ANALISIS DAN PERENCANAAN GEDUNG “STUDI KASUS PERENCANAAN GEDUNG BELAJAR PONDOK PESANTREN TAHFIDZ AL–QU’RAN (PPTQ) BERTINGKAT TIGA DESA SUNGAI RAYA KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

  • M. Yoga Ali Akbar
Keywords: Planning, Struktural Analysis, Cross Method, Cantilever Method

Abstract

Abstract

Building planning in this study is a three-story Islamic boarding school building planning. The building function in this planning is used for the male students' learning building, with planning data based on Permendiknas No. 24/2007. Structural analysis to calculate internal forces on the structure uses two methods, namely the Cross method and the Cantilever Method. The Cross method or also known as the moment distribution method is used to calculate the vertical forces acting on the structure, in the analysis process this method carries out a moment distribution and induction (cary over) of the primary moment (Fixed End Moment) for a number of rounds (iterations) in order to get balance at each knot point. While the cantilever method is used to calculate the horizontal force acting on the structure. The cantilever method is an approximate method for calculating the shear and moment forces developed in beams and columns of a frame or structure due to lateral loads. The applied lateral loads usually include wind loads and earthquake loads, which must be taken into account when planning a building structure. The assumptions used in this method are that the contraflexure points (or the moment diagram inflection points) in the vertical and horizontal sections are located at the midpoint.

Abstrak

Perencanaan gedung dalam penelitian ini adalah perencanaan gedung Pondok Pesantren bertingkat tiga. Fungsi gedung di perencanaan ini digunakan untuk gedung belajar santri putra, dengan data – data perencanaan berdasarkan Permendiknas No 24 Tahun 2007. Analisa struktur untuk menghitung gaya – gaya dalam pada struktur mengunakan dua metode yaitu metode Cross dan Metode Kantilever. Metode Cross atau biasa juga disebut metode distribusi momen digunakan untuk menghitung gaya – gaya vertikal yang bekerja pada struktur, dalam proses analisis metode ini melalukan distribusi momen dan induksi (cary over) terhadap momen primer  (Fixed End Momen) sebanyak beberapa putaran (iterasi) guna mendapatkan keseimbangan di setiap titik simpul. Sedangkan metode Kantilever digunakan untuk menghitung gaya Horizontal yang bekerja pada struktur. Metode Kantilever adalah metode perkiraan untuk menghitung gaya geser dan momen yang dikembangkan dalam balok dan kolom bingkai atau struktur karena beban lateral. Beban lateral yang diterapkan biasanya mencakup beban angin dan beban gempa, yang harus dipertimbangkan saat merencanaan struktur bangunan. Asumsi-asumsi yang digunakan dalam metode ini adalah bahwa titik-titik contraflexure (atau titik-titik infleksi diagram momen) di bagian vertikal dan horizontal terletak di titik tengah.

 

Published
2021-02-09
Abstract viewed = 46 times
pdf downloaded = 39 times