Clusterisasi Perkebunan Pinang Menggunakan Metode K-Means

  • Muhammad Amin Program Studi Teknik Industri, Universitas Islam Indragiri
Keywords: Data Mining, K-Means, Clustering, Rapid Miner, Pinang Plantation

Abstract

Kabupaten Indragiri Hilir yang memiliki beberapa kecamatan salah satu diantaranya kecamatan Batang Tuaka. Kecamatan Batang Tuaka termasuk kecamatan  dengan hasil panen perkebunan terbesar di Indragiri Hilir bahkan  di Riau. Adanya perbedaan dari hasil panen perkebunan pinang yang jumlahnya berbeda-beda, maka diperlukan pengelompokan desa mana yang menghasilkan pinang yang banyak atau sedikit. Metode k-means dapat digunakan sebagai metode untuk pengelompokan desa penghasil pinang berdasarkan luas lahan dan hasil panen. Data yang digunakan sebanyak 13 data dengan kriteria subur, kurang subur dan tidak subur. Hasil pengujian dibagi menjadi 3 cluster yaitu cluster 0 untuk kategori subur berjumlah 3, cluster 1untuk kategori kurang subur berjumlah 1 dan cluster 2 untuk kategori tidak subur berjumlah 9. Metode K-means dapat diterapkan dalam proses pengolahan data menggunakan konsep data mining.

Published
2020-12-30
Abstract viewed = 51 times
PDF downloaded = 48 times