PERANAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBANGUN JARINGAN SOSIAL DAN RELASI ANTAR ETNIS (Studi Kasus pada Orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau).

  • Edi Susrianto Indra Putra Universitas Islam Indragiri
Keywords: Modal Sosial, Jaringan Sosial, Orang Banjar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan peranan modal sosial (social capital)  yang dimiliki oleh orang Banjar dalam membangun jaringan sosial dan relasi antar etnis yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Pendekatan yang gunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case study). Melalui pendekatan  studi kasus, diharapkan dapat mengungkapkan tentang peranan modal sosial dan jaringan sosial  orang Banjar dalam membangun relasi antar etnis di Kabupaten Indragiri Hilir. Keberhasilan orang Banjar dalam membangun jaringan sosial, tentu tidak terlepas dari pengaruh modal sosial yang mereka miliki. Melalui kajian partisipasi etnis dalam kehidupan sosial, permasalahan penelitian ini akan dicari jawabannya dengan mengidentifikasi, memetakan dan memahami dinamika sosial pada komunitas etnis tersebut. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial memegang peranan penting dalam membangun jaringan sosial dan komunikasi antar etnis bagi orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir. Jaringan sosial ini berkembang seiring dengan proses adaptasi yang mereka lakukan sehingga terbentuk hubungan relasi antar etnis. Dari hasil penelitian, ternyata jaringan sosial yang dikembangkan orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir  dibagi dalam tiga bentuk, yaitu; (1) jaringan  sosial yang didasarkan pada sistem kekerabatan dan kekeluargaan; (2) jaringan sosial yang dibentuk dan dikembangkan dalam bentuk kelompok-kelompok usaha; dan (3) jaringan sosial yang dibentuk karena kesamaan agama, budaya, dan sebagainya.

References

Barth, F. (1988). Kelompok-Kelompok Etnik dan Batasannya. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Bourdiue, P. (1986). “The Froms of Capital”, in John G. Richardson (edt), Handbook of Theory and Research in the Sociology of Education. New York: Greenwald Press.

Coleman, J. S. (1988). “Social Capital in the Creation of Human Capital”. The American Journal of Sociology, Vol. 94. pp. S95-S120.

Creswell, J. W. (1994). Research Design Qualitative & Quantitative Approachhes. SAGE Publications International Educational and Professional Publisher Thousand Oaks London New Delhi.

Eriksen, T. H. (1993). Ethnicity & Nationalism Anthropological Perspectives. London: Pluto Press

Field, J. (2010). Modal Sosial. Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Fukuyama, F. (1999). “Social Capital, civil society and development”. Third World Quarterly, Vol. 22. No.1. pp. 7-20

Fukuyama, F. (1995). Trust: The Social Virtues and The Creation of Prosperity. New York: The Free Press.

Hamidy, U. U. (1983). Beberapa Aspek Sosial Budaya daerah Riau. Pekanbaru: UIR Press.

Halpern, D. (2005). Social Capital. United States and Canada: Polity Press.

Koentjaraningrat. (1982). Manusia dan Kebudayaan dl Indonesia. Jakarta: Penerbit Djambatan.

Lin, N. (2001). Social Capital. Cambridge University Press.

Liliweri, A. (2001). Gatra-gatra Komunikasi Antar Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lutfi, M. (1976). Sejarah Riau. Pekanbaru. Pemerintah Daerah Propinsi Riau.

Mahdini. (2003). Sastra Lisan Orang Banjar. Pekanbaru: Daulat Riau.

Muthalib, A. (2008). Tuan Guru Sapat, Kiprah dan Peranannya dalam Pendidikan Islam di Indragiri Hilir Riau pada Abad ke-XX. Yokyakarta: Eja Publisher.

Porters, A. (1998). Social Capital: Its Origins and Applications in Modern Sociology. Annuar Review of Sociology 24: 1-24.

Putnam, R. D. (1995). “Tuning In, Tuning Out: The Strange Disappearance of Social Capital in America”. Political Science and Politics, Vol. 28, No. 4. p.664-683.

Sihaloho, M. (2006). “Orientasi Pemilih Etnik Jawa dalam Pilkadasung tahun 2005 di Kota Medan”. Jurnal Antropologi Sumatera. Vol.3. No.1. 2006. Hal. 414-461.

Soekanto, S. (2007). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Spradley, J. P. (1972). The Ethnographic Interview. California: Wadsworth Publishing Company, Belmont.

Yin, R. K. (1997). Studi Kasus, Desain dan Metode. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada..
Published
2021-10-12
How to Cite
Susrianto Indra Putra, E. (2021). PERANAN MODAL SOSIAL DALAM MEMBANGUN JARINGAN SOSIAL DAN RELASI ANTAR ETNIS (Studi Kasus pada Orang Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau). EDUKASI, 9(2), 132 - 149. Retrieved from https://ejournal.unisi.ac.id/index.php/judek/article/view/1730
Abstract viewed = 1 times
PDF downloaded = 1 times