ANALISIS TITIK IMPAS (BREAK EVEN POINT) PADA UKM PRODUKSI TAHU KECAMATAN TEMBILAHAN HULU

  • SM GUNTUR universitas islam indragiri
  • Ahmad Resky Rahmady universitas islam indragiri

Abstract

Biaya adalah merupakan beban yang harus dikeluarkan oleh suatu perusahaan/industri sebagai akibat digunakan jasa-jasa ekonomi dalam hubungannya dengan tujuan perusahaan yakni untuk memperoleh penghasilan. Penjualan adalah pendapatan yang diterima dari hasil pertukaran barang atau jasa dan dicatat untuk satu periode akuntansi tertentu, baik berdasarkan kas (sebagaimana diterima) atau berdasarkan akural (sebagaimana diperoleh). Break even point adalah suatu cara atau alat yang digunakan untuk mengetahui volume kegiatan produksi (usaha) dimana volume produksi tersebut perusahaan tidak memperoleh laba dan juga tidak menderita rugi.

Objek penelitian yang dipilih oleh penulis adalah industri yang bergerak dibidang memproduksi tahu, yang berlokasi di jalan Ahmad Yani Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Adapun pemilihan industri ini sebagai objek penelitian dikarenakan industri tersebut terdapat unit pengamatan yang relevan untuk penulisan kripsi ini. Variabel-variabel untuk menghitung break even point terdiri dari biaya tetap, biaya variabel, serta penjualan/pendapatan industri tahu.

Dari hasil perhitungan diketahui bahwa penjualan minimum dalam unit yang harus diproduksi agar usaha tidak mengalami kerugian secara berturut-turut dari tahun 2016-2020 adalah sebagai berikut tahun 2016 sebanyak 621.333 unit, tahun 2017 sebanyak 632.402 unit,

tahun 2018 sebanyak 626.000 unit, tahun 2019 sebanyak 653.333 unit, tahun 2020 sebanyak

633.000 unit. Dan penjualan minimum dalam rupiah yang harus dicapai agar dapat memperoleh laba adalah tahun 2016 sebesar Rp. 151.053.484,6 ,tahun 2017 sebesar Rp. 154.244.552,8 ,tahun 2018 sebesar Rp. 155.721.393 ,tahun 2019 sebesar Rp. 162.251.655,6 ,tahun 2020 sebesar Rp. 155.147.058,8. Tingkat pendapatan dan jumlah penjualan produksi tahu ini dari tahun 2016-2020 melewati break even point sehingga usaha memperoleh keuntungan.

 

Published
2022-01-12
Section
Articles
Abstract viewed = 5 times
pdf downloaded = 10 times