Karakteristik Pengunjung dan Tingkat Kepuasannya terhadap  Agrowisata Agrefi Kota Bengkulu

Authors

  • Gita Mulyasari Universitas Bengkulu
  • Ridha Rizki Novanda
  • M Tegar Hendarto Universitas Bengkulu
  • Fayi Afifah
  • Faradiba F Zubedi

DOI:

https://doi.org/10.32520/3t9k3b33

Keywords:

Agritourism, CSI, IPA, Visitor Satisfaction

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pengunjung serta mengidentifikasi atribut wisata yang menjadi prioritas perbaikan pada Agrowisata Agrefi Kota Bengkulu. Pengembangan agrowisata sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi berbasis pertanian terus meningkat, namun masih dihadapkan pada permasalahan kualitas layanan dan pengalaman wisata yang belum optimal. Kondisi ini berpotensi memengaruhi minat kunjungan ulang dan keberlanjutan destinasi, sementara kajian empiris yang mengukur kepuasan pengunjung sekaligus menentukan prioritas perbaikan pada agrowisata di Bengkulu masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai tingkat kepuasan pengunjung dan atribut apa saja yang perlu diprioritaskan untuk ditingkatkan. Penelitian dilakukan pada Mei–Juni 2024 menggunakan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih secara accidental sampling. Analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung mencapai 87,2% dan termasuk kategori sangat puas. Namun, analisis IPA mengidentifikasi beberapa atribut prioritas perbaikan, yaitu keindahan alam dan tata ruang, keragaman objek dan aktivitas, ketersediaan tempat bersantai, kejelasan papan nama lokasi, kesepadanan biaya perjalanan, serta promosi yang lebih menarik dan mutakhir. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pada atribut-atribut tersebut diperlukan untuk menjaga loyalitas pengunjung dan mendukung keberlanjutan pengembangan agrowisata.

This study aims to analyze visitor satisfaction levels and identify priority attributes for improvement at Agrefi Agrotourism, Bengkulu City. The development of agrotourism as part of agriculture-based economic diversification has increased significantly; however, many destinations still face challenges related to service quality and visitor experience. These issues may affect revisit intentions and the sustainability of the destination, while empirical studies integrating satisfaction measurement and improvement priorities in local agrotourism contexts remain limited. Therefore, this study addresses the extent of visitor satisfaction and identifies which attributes should be prioritized for improvement. The study was conducted from May to June 2024 using a survey method involving 100 respondents selected through accidental sampling. Data were analyzed using the Customer Satisfaction Index (CSI) to measure overall satisfaction and Importance-Performance Analysis (IPA) to determine priority attributes for improvement. The results show that the visitor satisfaction level reached 87.2%, categorized as very satisfied. However, IPA results reveal several priority attributes requiring improvement, including landscape aesthetics and spatial arrangement, diversity of attractions and activities, availability of relaxation areas, clarity of signage, affordability of travel costs, and more attractive and up-to-date promotion. These findings indicate that improving specific attributes is essential to maintain visitor loyalty and support the sustainable development of agrotourism.

References

Bahri, A. S., & Abdilah, F. (2022). Potensi sumber daya manusia bidang pariwisata di kawasan strategis pariwisata nasional Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Destinesia: Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 3(2), 84–92. https://doi.org/10.31334/jd.v3i2.2221
DPPP. Dinas Pangan, Perikanan, dan Pertanian Kabupaten Bangka Selatan. (2020). Membangun minat pertanian melalui destinasi agrowisata Golden Apollo. https://dppp.bangkaselatankab.go.id
Grönroos, C. (2015). Service management and marketing: Managing the service profit logic (4th ed.). Wiley.
Hakim, L. (2020). Strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Pustaka Rakyat.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2017). Principles of marketing (17th ed.). Pearson.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (13th ed.). Pearson.
Mulyadi, M. (2021). Peningkatan kualitas informasi pariwisata melalui media digital. Andi.
Nuraina, N., Hamidah, A. N., Despal, D., & Taufik, E. (2022). The perception of the farmer on dairy cooperative feed mill logistics service using customer satisfaction index (CSI) and importance–performance analysis (IPA). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1001(1), 012053. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1001/1/012053
Pramudita, F. (2022). Upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan melalui agrowisata. Pak Tani Digital. https://paktanidigital.com/artikel/upaya-mewujudkan-pertanian-berkelanjutan-agrowisata/
Puspita, D., Ismail, A., & Burhanuddin, B. (2021). Analisis kepuasan pengunjung program agroeduwisata Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cigombong, Kabupaten Bogor. Agribusiness Forum, 11(2), 109–121.
Putri, A. D. (2020). Studi motivasi wisatawan: Perspektif teori push and pull. Pustaka Rakyat.
Sugiarto, E. (2015). Pemasaran jasa pariwisata. Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukirno, S., Irfan, M., & Sari, D. P. (2019). Teknologi komunikasi informasi dan dekonstruksi tren pariwisata. Journal of Tourism and Creativity, 3(2), 179–192. https://doi.org/10.19184/jtc.v3i2.13809
Utama, I. G. B. R. (2015). Agrowisata sebagai pariwisata alternatif Indonesia. Deepublish.
Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2017). Services marketing: Integrating customer focus across the firm (7th ed.). McGraw-Hill Education.

Downloads

Published

2026-05-03