ANALISA FAKTOR KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK (Studi Kasus : Pembangunan Rawat Inap Puskesmas Sungai Guntung Kec. Kateman Kab. Inhil Tahun Anggaran 2017)

  • Kusmaran Kusmaran
Keywords: Delays, Construction Projects, Buildings, SPSS

Abstract

Abstract

Construction Projects is one form of activity that takes place in a limited period of time, with certain resources, to achieve results in the form of buildings or infrastructure. Construction projects involve contractors, project owners, planning consultants and supervisory consultants that are interrelated in a work agreement called a contract. Project delays for contractors will experience a loss of time and costs, because the benefits expected by the contractor will decrease or even not get the expected benefits that they may not even benefit at all. The delay in the completion of the project work will cause a loss to the Owner to the operating time of the project results, so that the use of the project development results will be delayed or late. The success of a construction project is determined by the suitability of time, cost and quality stipulated in the contract document. In the implementation of construction projects delays often occur due to the parties involved. This research was conducted with the aim of finding out the factors causing delays in the implementation of construction projects according to contractors, project owners and supervisory consultants. Conducted by distributing questionnaires to contractors, supervisors and consultants, the results obtained were processed using the SPSS program. The results of the study revealed that the factors that caused the delay in construction projects were the 3 most dominant were the lack of skilled labor in the category of human resources Unexpected weather falls into the category of external aspects, and differences in interpretation of work codes fall into the categories of organization, coordination and communication aspects

Abstrak

Proyek Konstruksi merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan sumber daya tertentu, untuk mencapai hasil dalam bentuk bangunan atau infrastruktur. Proyek konstruksi melibatkan kontraktor, pemilik proyek, konsultan perencana dan konsultan pengawas yang saling terkait dalam sebuah perjanjian kerja yang disebut kontrak. Keterlambatan   proyek   bagi   kontraktor akan  mengalami  kerugian  waktu dan  biaya, karena keuntungan yang diharapkan oleh kontraktor  akan berkurang atau  bahkan tidak mendapatkan keuntungan yang diharapkan bahkan  bisa tidak mendapat keuntungan sama sekali. Keterlambatan penyelesaian  pekerjaan  proyek akan menyebabkan  kerugian bagi Owner  terhadap  waktu operasi hasil proyek, sehingga penggunaan hasi pembangunan proyek menjadi mundur atau terlambat. Keberhasilan suatu proyek konstruksi ditentukan dari kesesuaian waktu, biaya dan mutu yang ditetapkan dalam dokumen kontrak. Dalam pelaksanaan proyek konstruksi sering terjadi keterlambatan yang disebabkan oleh pihak- pihak yang terlibat.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui factor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi menurut kontraktor, pemilik proyek dan konsultas pengawas. Dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada kontraktor, pemilik dan konsultan pengawas, hasil yang diperoleh diolah menggunakan program SPSS, Hasil penelitian  tersebut diketahui bahwa factor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstrusi terdapat 3 yang paling dominan adalah Kurangnya tenaga kerja terampil masuk dalam kategori aspek sumber daya manusia, keadaan cuaca yang tak terduga masuk dalam kategori aspek eksternal, dan perbedaan intepretasi kode pekerjaan masuk dalam kategori aspek organisasi, koordinasi dan komunikasi.

 

Published
2021-02-09