PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL

  • Hasnawati STAI Auliaurrasyidin Tembilahan
Keywords: Pembelajaran, Multikultural, Pendidikan Islam

Abstract

Pembelajaran pendidikan Agama Islam berbasis multikultural adalah salah satu model pembelajaran pendidikan Agama Islam yang dikaitkan pada keragaman yang ada, entah itu keragaman agama, etnis, bahasa dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan karena banyak kita jumpai di sekolah-sekolah umum (bukan bercirikan Islam) di dalam satu kelas saja terdiri dari berbagai siswa yang sangat beragam sekali, ada yang berbeda agama, etnis, bahasa, suku, dan lain sebagainya. Multikultural bukan berarti paham yang hendak menyeragamkan keanekaan, paham ini justru menjunjung tinggi keragaman dan menghargai perbedaan. Titik temu multikultural bukan pada bentuk peleburan untuk menunggal, akan tetapi pada sikap toleransi terhadap keragaman itu sendiri. Agar dapat memfungsikan, dan merealisasikan hal tersebut, diperlukan suatu cara yang sistematis, terencana, berdasarkan pendekatan interdisipliner, serta mensistesikan pendidikan Islam dengan disiplin atau konsep paradigma lain. Karena perkembangan masyarakat semakin komplek dan tentunya akan mengarahkan potensi yang ada pada diri manusia dengan cepat berdasarkan pengalaman-pengalaman yang didapat dari kompleksitas sosial masyarakat itu sendiri. Inilah peranan pendidikan agama yang perlu dikedepankan, kini dan di masa depan, di samping peran-peran lain dalam meningkatkan kualitas keberagamaan para pemeluk agama.

Published
2020-10-06
How to Cite
Hasnawati. (2020). PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS MULTIKULTURAL. EDUKASI, 8(2), 157 - 170. Retrieved from http://ejournal.unisi.ac.id/index.php/judek/article/view/1163